Lihat Bagian 1 Klik Disini
Lihat Bagian 2 Klik Disini
Saat ini kita sangat device-centric. Kita sangat bergantung pada penggunna lain untuk memindahkan informasi diantara telpon mereka, antara telpon dan PC, dan antar PC dan PC. Karena kita mendapatkan semacam kekuatan tak terbatas dalam cloud , dalam bidang komputasi dan penyimpanan. Kemampuan untuk memindahkan data secara otomatis sehingga jika anda membeli telepon baru informasi anda akan muncul. jika anda meminjam PC data anda akan ada disana tapi hanya akan tersedia untuk anda saja. Hal itu nantinya akan menjadi sesuatu yang biasa.
jadi keinginan bekerja dengan dengan berbagai faktor, bahkan di mobil dengan orientasi suara, atau di dalam ruang tamu dengan jarak lebih, orientasi 10 kaki dengan gestures serta sebuah remote control sederhana. atau gunakan telpon anda untuk mengendalikan benda. Tidak perlu lagi menggunakan banyak benda seperti sekarang ini.
Saat ini kita juga harus merubah secara revolusioner cara kita menulis software, dimana kita bisa mendefinisikan sesuatu pada level yang jauh lebih tinggi. Hal tersebut tidak banyak berubah dalam 30 tahun terakhir. Kita masih menuliskan kode deklaratif yang bisa melakukan sesuatu seperti 2 bank yang produknya 90 persen identik. Anda juga bisa berakhir dengan sejuta baris kode yang berbeda antara dua bank. Dan jika anda menggambarkan produknya, katakan lah dalam Bahasa Inggris, anda akan mendapatinya seperti beda 40 halaman.
Apakah anda yang mengatakan bahwa, sesuatu yang disebut sebagai ledakan kompleksitas itu mahal, rapuh, sulit dibuktikan itu benar? Sebenarnya itu adalah kegagalan dari abstraksi. Kita belum merubah tingkatan abstraksi itu. Dan akhirnya kita mempunyai kekuatan komputasi dan beberapa idenya yang bisa menciptakan lingkungan yang berjalan khususnya dalam domain yang anda fokuskan seperti dalam domain bisnis yang banyak menjadi tujuan pembuatan software, kita bisa membuat terobosan besar.
Ini lah sebagian alasan kenapa salah satu investasi terbaik yang menurut saya akan banyak dilakukan perusahaan adalah dalam grup riset dan dengan cara grup riset terhubung dengan universitas. Inilah yang sangat ingin Microsoft lakukan. Sekitar 15 tahun lalu kami cukup sukses dalam membuat alur riset. Orang - orang seperti Nathan Myhrvold, Rick rashid datang dan membangun sesuatu yang sangat fenomenal. Bukan hanya dalam istilah riset itu sendiri, tapi juga dalam hal membuat kami memahami ide - ide brilian di tempat seperti Stanford. Hal ini benar - benar membuat perbedaan besar bagi kita.
Semua produk - produk kami menjadi lebih baik secara dramatis karena hasil kerja tersebut. Hal - hal baru yang kami lakukan seperti pendeteksi tinta dalam tablet atau semua benda pendeteksi visual yang menjadi sesuatu yang sifatnya mainstream benar - benar dibangun secara total disana, pada mesin penerjemahan kita. Karya terobosan yang memberikan kepercayaan bahwa kami bisa melakukan apa yang di cari hari ini dan juga sesuatu yang lebih baik secara dramatis dari hal tersebut. Optimisme datang karena kami punya orang - orang hebat dalam grup riset kami yang melakukan tindakan cerdas.
Kami menghabiskan sedikitnya 6 milyar pertahun untuk litbang (penelitian dan pengembangan). Namun ini adalah suatu kerja jangka panjang dari teknik grafis hingga ke komputasi quantum serta antarmuka pengguna alami yang benar - benar mendefinisikan akan seperti apakah masa depan itu.
Saat ini kami menyebarkan aktivitas semacam ini diseluruh dunia. Saat orang - orang datang kepada saya dan berkata "hey, maukah anda melakukan riset di suatu tempat?" Saya katakan, "jika ada 1 milyar orang maka kami akan membangun pusat riset disana." Sebenarnya saya sudah melanggar persyaratan saya karena kami punya 1 pusat riset di Cina, India, dan Amerika Serikat. Bahkan di Amerika Serikat saat ini kami punya 3 pusat riset. Jadi agak sulit untuk menyatakan persyaratan tersebut, namun hal ini harus berhubungan dengan dimana top universitas berada.
Aktivitas riset itu sendiri berorientasi resiko, dan agak mengejutkan bagi saya betapa sedikitnya riset yang didanai oleh bisnis. Bahkan di Amerika Serikat sendiri, jika anda melihat apa yang dilakukan Bell Labs dan Xerox PARC, yang sebagian karya fundamentalnya dinikmati oleh Microsoft. Seluruh industri personal computer mendapat lompatan besar dari karya tersebut. Sayangnya perusahaan tersebut tidak mendapatkan keuntungan ekonomi. Cara mereka mengelola dan memikirkan riset sebenarnya menjadi contoh yang menunjukkan kemauan perusahaan - perusahaan tersebut untuk berinvestasi. saya pikir anda saat ini melihat berbagai perusahaan seperti GE datang dan mengatakan bahwa hal itu adalah penting namun tantangannya besar. Riset tersebut adalah sebuah tindakan dan terobosan yang benar - benar akan mengubah dunia.
Saat ini ketika kita berpikir mengenai ilmu pengetahuan secara luas, peranan software menjadi lebih penting lagi. Dulu anda bisa bertanya apakah bahasa ilmu pengetahuan itu? Anda bisa menjawab matematika, dan ini sangat penting bagi fisikawan, kimiawan dan ahli biologi untuk memahami bagian tertentu dari matematika untuk mengekspresikan ide - ide nya, merumuskan formula dan membuat prediksi.
Saat ini jumlah data pada kebanyakan ilmu pengetahuan cukup besar sehingga bisa dikatakan bahwa software, database, dan pencocokan pola komputer yang datang dari terobosan software benar - benar penting untuk keberlangsungan ilmu pengetahuan terutama dalam bidang Biologi. Sama pentingnya juga untuk astronomi dimana jumlah data dan mengambil teori mengenai kepadatan benda, penciptaan sesuatu, bukan hanya sebatas teleskop. Bukan hanya terjaga pada tengah malam dan melihat sesuatu yang keren lalu menuliskannya dan mendapatkan hadiah nobel. Melainkan pada analisis mendalam melalui jumlah data yang besar.
Kita sangat terbantu dengan kemajuan - kemajuan tersebut, dan meyakinkan mereka bahwa kami peduli dan berkolaborasi dengan sains. Juga memahami mereka bagaimanakah mereka memproses data genomik tersebut, bagaimanakah mereka bisa mengambi dan mendapatkan wawasan dari sana, hal itu sangatlah penting.
Kami lakukan yang terbaik untuk membantu para ilmuwan kami, yaitu melakukan sesuatu murni untuk ilmu komputer, sesuatu yang sangat penting. Banyak masalah sulit yang kami hadapi, namun dengan memainkan peran dalam aktivitas yang lebih interdisipliner yang dilakukan secara mendalam di universitas - universitas terbaik. Faktanya, dalam diskusi saya dengan para staf universitas siang tdi saya sangat senang melihat bagaimana Stanford benar - benar mencoba untuk mendorong sampai ke batas agarsetiap departemen bekerja bersama, dan khususnya dalam bidang ilmu komputer.
Salah satu kompleksitas yang menarik bagi kita semua untuk dipelajari adalah otak. Banyak sekali riset - riset hebat mengenai otak. Salah satu orang yang bekerjasama dengan kami dan membuat softwarenya adalah (Jeff) Lichtman dari Harvard. Saya ingin melihat secara singat melalui video tentang apa yang dilakukannya dan menunjukkan software seperti apa yang pas ke dalam otak.
(Segmen Video)
Ya, video dengan kualitas gambar yang bagus jadi anda pun bisa mendapatkan sebuah pelajaran.
Memproses banyak data gambar saat ini dilakukan dengan algoritma yang tepat kita bisa melakukan nya dengan sangat baik memudahkan anda dalam memindai dan bahkan menggunakan banyak algoritman pendeteksi untuk memahaminya. Yang kita inginkan adalah dataabase dari koneksi neuron didalam otak dan bisa memahami apa yang sedang terhubung.
Jadi jika kita lihat disini, ini adalah lapisan diagram, dan saya bisa masuk dan melihat lapisan individu kapanpun saya mau, cobalah dan pahami tepatnya apakah yang berubah saat kita menjalankannya. Banyak data, berproses dengan cepat. Maka disinilah kita menggunakan sebuah algoritma yang mencoba untuk memahami pola - pola apa sajakah lalu memetakannya, seperti yang telah disebutkan, kedalam struktur.
Saat ini jelas lah bahwa ini adalah permulaan dari jenis kapabilitas untuk benar - benar mendapatkan modal dan memahami arti dari pesan - pesan untuk menuju level tertinggi. Hal itu akan membutuhkan banyak waktu namun aktivitas tersebut sangat ditentukan oleh software.
Salah satu hal yang menakjubkan dalam industri komputer dan sains secara luas adalah betapa banyaknya pelajar yang benar - benar terlibat dalam banyak terobosan. John menyebutkankan banyak perusahaan besar dimana para alumni ataupun drop out Stanford mulai bekerja, dan masih banyak contoh lainnya. jadi ini sangat menarik bahwa pada usia muda orang - orang sangat berpikiran terbuka mengenai pendekatan - pendekatan baru.
Kami meluncurkan sebuah program baru yang membuat para pelajar memiliki software tool yang sama seperti Visual Studio atau Expression, software gratis yang sama yang digunakan para pengembang profesional. Untuk memperluas penggunaan, kami tidak hanya memberikannya kepada jurusan ilmu komputer tapi juga ke jurusan lain bahkan ke tingkatan umur yang lebih muda. Sehingga akses terhadap tools yang sangat handal ini bisa didapat dari awalnya. Beberapa dari mereka akan meneruskannya dan mendirikan perusahaan, sedangkan sebagian yang lain paling tidak akan menjadi jauh lebih baik dalam setiap aktivitas yang mereka lakukan.
Minat terhadap program ini sangat tinggi. Kami mengadakan kontes setiap tahunnya yang disebut Imagine Cup. Tahun lalu ada 100.000 pelajar yang mengikuti kompetisi ini. Tahun ini akan ada sekitar 150.000 pelajar. Amerika Serikat adalah negara dengan peserta terbanyak ketiga, setelah Brazil dan India. Namun jumlah peserta Amerika Serikat, 15.000 orang, sangat signifikan. Dan kualitas dari para peserta benar - benar luar biasa. Faktanya, Para pemenang kontes programer mendapatkan pekerjaan dari kami dan sebagian lain benar - benar sangat fenomenal dalam prospek kedepannya.
Dan apa yang kami lihat adalah kita akan sampai pada titik sejauh mana tingkat pendidikan anda, sejauh itu lah kesempatan yang anda dapatkan. Ini bukan lah mengenai dimana anda bertumbuh dan mempunyai akses terhadap alat ini . Jika anda cukup beruntung untuk mendapatkan aksesnya, maka langitlah yang benar - benar akan menjadi batasnya dalam hal apa yang bisa anda lakukan.
Jadi hal ini membawa kami pada topik akhir, yang merupakan pertanyaannya mengingat semua kemajuan yang kami punya, bagaimanakah keuntungan dari kemajuan - kemajuan tersebar, dalam artian, kepada 2 milyar orang terkaya di planet ini, katakanlah 2 milyar di pertengahan dan 2 milyar terbawah?
In fact, our record to date is that although there's benefits in terms of improved medicine and food and electricity to a high percentage of people, that the relative benefit has been overwhelmingly to essentially the people who need it the least, where the marginal benefit is lower than it is say in the poorest 2 billion, where literally for not spending a few hundred dollars a child's life is lost. Fakta menurut catatan kami bahwa meskipun ada keuntungan dalam hal kemajuan obat, makanan, dan listrik dalam jumlah presentasi yang cukup tinggi, bahwa keuntungan relatif itu sangat penting bagi orang - orang yang sangat membutuhkan, sementara keuntungan marjinal lebih rendah dalam 2 milyar termiskin, dimana ketika tidak menghabiskan beberapa ratus dolar maka kehidupan seorang anak akan hilang dalam arti sebenarnya.
Of the 12 million children that die every year, less than 1 percent of them are in the rich countries, and yet if you look at medical research that's related to those things, over 90 percent would relate to the conditions that are in the richest countries. Dari 12 juta anak yang meninggal setiap tahunnya, kuranda dari 1 persen yang berasal dari negara kaya. Itu pun belum lagi jika menilik riset medis yang berhubungan dengan hal tersebut. . Lebih dari 90 persen akan menghubungkan hal tersebut dengan kondisi yang ada di negara kaya.
Anda mendapati fakta mengenai disparitas yang besar. Bayangkan berapa banyak uang yang harus dihabiskan untuk kebotakan dibandingkan untuk malaria. Rasio nya sekitar 50 banding 1 untuk kebotakan. Malaria adala h penyakit yang membunuh 1 juta orang setiap tahunnya.
Saya benar - benar terkejut saat mendapati statistik tersebut, dan saya harus mengatakannya setelah saya keluar dari harvard. Sebenarnya, sedikit agak lama, lebih dari 10 tahun, saya membaca mengenai penyakit yang disebut sebagai rotavirus yang membunuh setengah juta anak setiap tahunnya. Tadinya saya berpikir, penyakit macam apa itu rotavirus. Saya benar - benar belum pernah mendengar mengenai penyakit itu., artikelnya pasti salah. Tidak mungkin ada penyakit yang membunuh setengah juta anak yang tidak ada obatnya. Saya pun membalikkan katalognya. Saya tak pernah melihat apa pun yang dimuat disitu. Faktanya, satu - satunya obat yang ada untuk penyakit itu, satu -satunya vaksin yang ditarik dari pasar karena alasan yang tidak masuk akal, karena target marketnya adalah negara -negara miskin.
Jadi disparitas yang kita dapati adalah sebesar sistem, jika tidak ada market yang membutuhkan maka tidak akan mendorong inovasi terhadap kebutuhan khusus orang termiskin.
Saya berpikir bahwa masalah tersubut sangat bisa dipecahkan dan fakta adanya kesadaran yang bertambah. Keinginan dari orang yang bekerja di perusahaan, untuk perusahaan dan untuk universitas untuk berkontribusi dengan tidak mengharapkan insentif market.
Grup riset kami di India mempunyai grup khusus dengan banyak ilmuwan - ilmuwan di bidang sosialyang mendatangi, melihat dan berbicara kepada orang miskin. Dengan cepat anda bisa mendapati fakta bahwa mereka tidak punya listrik dan jumlah buta huruf yang tinggi. Anda tidak bisa memberi mereka personal computer. Meskipun harga personal computer hanya 10 sen, namun masalahnya sangat berbeda.
Ada beberapa solusi untuk mereka, bahkan hanya dengan menggunakan telpon seluler dan DVD bisa menjadi pengalaman yang menakjubkan. Mereka datang kepada pekerja tambahan pertanian yang membantu petani. Memberi penjelasan apa yang diharuskan oleh merekadan mereka datang dengan seperangkat TV dan DVD dan petani terbaik pun difilmkan dengan seperangkat alat elektronik tersebut. Anggaplah seperti American Idol,tapi ini adalah Farmer Idol dan mereka benar - benar ingin terpilih untuk dipilih dalam video. Teknik itu telah berhasil meningkatkan produktivitas petani. hal ini tiga kali lebih efektif dibanding mengirim orang tersebut keluar dan mereka tidak perlu terlalu terlatih. Jadi beberapa teknologi seperti DVD player yang dibawa ke desa, ketika digunakan secara tepat, bisa menghasilkan dampak yang dramatis.
Jadi pada setiap tingkat -- 2 milyar terbawah, 2 milyar pertengahan. Kita harus berpikir melalui teknologi seperti apakah yang akan tepat guna. Untuk vaksin, anda harus menyimpannya ditempat yang dingin. Saat mereka keluar dari pedesaan, hal itu sangatlah sulit.
Satu hal yang saya lakukan untukmemanfaatkan waktu adalah dengan mengunjungi perusahaan dan universitas dan mendorong mereka untuk terlibat lebih jauh mengenai hal ini. Perusahaan makanan pada micro nutrients dan gagasan - gagasan bahwa mereka harus membeli makanan dan membantu petani kecil yang mewakili mayoritas orang miskin di dunia. Perusahaan farmsi dalam hal tindakan lebih jauh terhadap masalah tersebut.
Saya berpendapat bahwa universitas mempunyai peranan besar disini. salah satu elemennya adalah saya pikir seorang mahasiswa tidak harus lulus untuk memiliki kepedulian, idealnya dengan mempelajari dan mempunyai pengalaman langsung terhadap hal ini, terhadap kondisi rata - rata manusia di dunia. Berbeda dengan pengalaman yang biasa kita rasakan dengan tinggal disini, di salah satu negara terkaya di dunia.
Saya pikir kita bisa menerapkannya. Tidak butuh revolusi, hanya butuh fokus, sistem nilai yang ditunjukkan, dan beberapa ukuran. Baik dalam hal siapa yang melakukannya dengan baik dan yang melakukannya dengan kurang baik. Hal itu benar - benar akan mendorong perubahan yang lebih cepat.
Secara keseluruhan saya berharap bahwa anda mendapatkan rasa optimisme mengenai bagaimana teknologi meluas dan software secara khusus akan menjadi elemen penentu pada tahun - tahun mendatang. Saya pikir inilah waktu yang luar biasa bagi para mahasiswa untuk mendapatkan skill tersebut. Sehingga saya akan senang sekali melihat pekerjaan hebat yang anda lakukan.
Terima Kasih
Lihat Bagian 1 Klik Disini
Lihat Bagian 2 Klik Disini
Sumber Klik Disini

Tidak ada komentar:
Posting Komentar